Sidak ke RSUD Naibonat, Wabup Manafe Bilang Rumah Sakit Paling Jorok!

Advertisements

Tampak Wabup Kupang, Jerry Manafe (kedua dari kiri berbaju putih) sedang sidak di RSUD Naibonat, Rabu (8/5/2019) siang

“Selama saya hidup, baru ketemu dan lihat rumah sakit paling jorok dan kotor seperti ini. Itu karena manajemen malas dan tidak tahu urus rumah sakit ini dengan baik. Direktur rumah sakit dan stafnya kerjanya buat apa saja? Heran, ya…rumah sakit kok kotor begini, direktur dan stafnya cuma tanganga (telat mikir dan lamban bertindak, Red) saja,” kecam Wabup Manafe di hadapan para wartawan.

OELAMASI, HALAMANSEMBILAN.COM – Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, sangat berang ketika melihat kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Naibonat, Rabu (8/5/2019) siang. Ia menyebut rumah sakit milik Pemkab Kupang itu sebagai rumah sakit paling kotor dan jorok serta tidak diurus dengan baik oleh manajemen.

Kemarahan Wabup Manafe itu diungkapkan ketika ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah sakit tersebut, Rabu siang. Saat sidak, Wabup Manafe membawa serta Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang terdiri dari unsur Kapolres Kupang AKBP Indra Gunawan, S.Ik; Kejari Oelamasi, Ali Sunhaji,S.H, M.H; Ketua Pengadilan Negeri Oelamasi, Decky As. Nitbani, S.H, M.H, dan Dandim 1604 Kupang, Letkol Kav. V.X. Aprilian.Sw, S.Sos.

“Selama saya hidup, baru ketemu dan lihat rumah sakit paling jorok dan kotor seperti ini. Itu karena manajemen malas dan tidak tahu urus rumah sakit ini dengan baik. Direktur rumah sakit dan stafnya kerjanya buat apa saja? Heran, ya…rumah sakit kok kotor begini, direktur dan stafnya cuma tanganga (telat mikir dan lamban bertindak, Red) saja,” kecam Wabup Manafe di hadapan para wartawan.

BACA JUGA: Dinilai Berkinerja Buruk, Wabup Kupang Usulkan Direktur RSUD Naibonat Undurkan Diri

Dalam sidak itu, Wabup Kupang Jerry Manafe menemukan buruknya penataan dan perawatan sejumlah ruang rawat pasien seperti ruang isolasi, ruang ICCU dan ruang bersalin.

Tampak palfon gedung RSUD Naibonat hancur dan ambruk. Lalu dibiarkan saja begitu oleh manajemen.

Wabup juga menemukan AC di ruang bersalin dan ruang ICCU tidak berfungsi.

“Pejabat pakai AC yang sejuk dalam ruang kerjanya yang mewah. Tapi pasien di ruang bersalin dan bayinya kepanasan karena AC dibiarkan rusak dan tidak ada yang perbaiki. Terlalu sekali direktur dan stafnya,” demikian omelan Wabup Manafe.

Ketua DPD II Golkar Kabupaten Kupang ini juga menemukan kasur di ruang bersalin juga sudah sobek. Sprei bernoda dan kotor. Kabel listrik di ruang ICCU dan beberapa ruangan manajemen RSUD itu bergelantungan di plafon bersama sarang laba-laba. Kamar mandi dan kloset juga bau pesing dan kotor tanpa air yang cukup.

Pejabat yang sangat vokal dan keras ini menemukan plafon di sejumlah ruang manajemen RSUD sudah ambruk berantakan karena tulangan penyangga plafon yang berukuran sangat kecil. Selain itu tembok di beberapa ruangan tidak diplester.

Dalam kesempatan sidak itu, Wabup Jerry meminta kepada Direktur RSUD Naibonat, dr.Erol Nenobais agar segera mempekerjakan tenaga teknis untuk merawat semua ruang rawat pasien termasuk perbaikan sejumlah AC yang rusak.

Jerry juga menemukan sendal jepit milik pegawai RSUD Naibonat yang sangat kotor di ruangan salah satu staf di bagian manejemen RSUD. Wabup juga berang lantaran lingkungan RSUD Naibonat dipenuhi semak belukar.

Selain itu, dalam Sidak tersebut juga ditemukan bagian bangunan di lantai dua gedung RSUD Naibonat yang belum selesai dibangun. Dan dibiarkant terlantar begitu saja. Sampah dibuang saja di halaman belakang rumah sakit dan semak belukar memnuhi halaman tanpa ada yang membersihkannya.

Pada kesempatan itu, Wabup Jerry langsung menanyakan kepada Erol Nemobais terkait belum rampungnya bangunan senilai Rp 51 miliar tersebut.

Erol Nenobais mengaku hanya mengetahui nilai anggaran pembangunan gedung dua lantai itu Rp 51 miliar. Tapi tidak mengetahui sisa uang dan di mana sisa uang itu.

“Segera cari tahu dan lapor ke saya. Apakah sisa dana itu dianggap silpa atau dikembalikan ke pemerintah pusat,” tandas Manafe dengan wajah merah padam karena menahan amarah. (ade)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements