Perhimpunan Laismanekat Bandung Gelar Aksi Donor Darah

Semoga setetes darah yang sudah kita sumbangkan menjadi berkat buat setiap orang yang membutuhkan. Dan semogga kita keluarga besar perhimpunan Laismanekat selalu menjadi berkat, menjadi teladan dan apa yang kita lakukan menjadi kemuliaan bagi nama Tuhan” jelas Ketua Perhimpunan Laismanekat Bandung, Yesaya Uas.

HALAMANSEMBILAN.COM, BANDUNG – Perhimpunan masyarakat Timor di Bandung dan sekitarnya memiliki wadah yang dikenal dengan sebutan “Laismanekat”, menggelar aksi donor darah untuk disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkannya.

“Aksi donor darah ini adalah yg pertama sekali di lakukan oleh keluarga besar Laismanekat. Aksi ini lahir setelah ide ini dikemukakan dalam rapat berkala yang disampaikan saudara Miki Tkela, yang kebetulan bekerja di bidang kesehatan,” jelas Yesaya Uas.

Ide ini diteruskan ke PMI Bandung Barat dan Rumah Sakit Umum Cibabat, Kota Cimahi dan mendapat resposn sangat positif dan luar biasa.

“Buktinya mereka mengirim Tim Medis yang diketuai oleh Dokter Andri dari Rumah Sakit Cibabat,” tambah Yesaya Uas.

Ditanya soal latar belakang digelarnya aksi donor darah ini, Yesaya Uas mengatakan Perhimpunan Laismanekat memiliki filosofi yakni menjalin hubungan kekeluargaan berlandaskan kasih di atas segalanya. Filosofi ini yang menjiwai aksi sosial dan peduli kemanusiaan setiap anggota Perhimpunan Laismanekat.

“Selain aksi donor darah, kami juga menggelar arisan bersama dan kegiatan lainnya membantu keluarga asal Timor NTT yang sedang ditimpa kesusahan dengan semangat gotong-royong,” tambahnya. Perhimpunan Laismanekat, tambahnya, berdiri tahun 2014 lalu. Awalnya cuma beranggotakan 8 kepala keluarga namun kini sudah menjadi 56 kepala keluarga. Ketua Perhimpunan Laismanekat Yesaya Uas, Wakil Ketua Maksi Aoetpah, Sekretaris Adi Napu dan Sefanya K. Bait.

Pantauan Kontributor halamansembilan.com di lokasi, tampak beberapa pengurus dan anggota diantaranya Addie Papa Kase, Felipus Uas, George Apaserai, Miki Tkela, Iche Kase, Edi Lasfeto, Anastasia Bait, John Nubatonis, Yunus Sabuna, Eva Koa, Daniel Liubana, Pdt. Leonardus Runesi, Lambertus Patidema dan seluruh keluarga besar Timor Laismanekat yang tidak bisa di sebutkan satu persatu hadir dalam aksi donor darah tersebut. Memang tidak semua anggota mendonorkan darahnya karena alasan kesehatan dan sebagainya. Namun mereka bertekad untuk ikut donor darah pada bulan berikutnya.

Berikut ini pengalaman para anggota Laismankat saat proses mendonorkan darahnya yang dikisahkan penuh keseruan dan canda tawa.

“Pertama daftar terus cek.. Eh, alatnya langsung rusak.. Hehehe. Ada anggota Eva Koa niat donor, HB nya tinggi ngak masuk gagal jadinya mungkin terlalu banyak makan daging yang gak jelas..hhh,” urai Ernawati Koa penuh tawa.

“Ada ibu Iche Kase semangat membara eh urat nadinya ngak ketemu ketimbun lemak kayanya.. Hahaha… Ada lagi bapak Sadrak Eddy Lasfetto udah semangat ’45..pas tusuk jarum ko darah sonde mau keluar na… Mungkin terlalu beku…Hahahah. Dan masih banyak keseruan kita lainnya,” pungkas Ernawati Koa.

“Semoga setetes darah yang sudah kita sumbangkan menjadi berkat buat setiap orang yang membutuhkan. Dan semogga kita keluarga besar perhimpunan Laismanekat selalu menjadi berkat, menjadi teladan dan apa yang kita lakukan menjadi kemuliaan bagi nama Tuhan” jelas Yesaya Uas. (*)

Laporan Kontributor: Pdt. Aner Abraham N Runesi
Editor: Julianus Akoit.