Oknum Polisi di Rote Ndao Tertangkap Basah ‘Main Ular Tangga’ Dengan Istri Temannya

Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, sudah terjadi dua kasus oknum polisi tertangkap basah ‘main ular tangga’ dengan istri orang. Kasus terbaru, Kamis pekan lalu, di Kabupaten Rote Ndao, oknum polisi berinisial Brigpol PP yang bertugas di Polsek Rote Barat Daya, dibekuk karena asyik ‘main ular tangga’ dengan istri teman polisi lainnya. Adow…karmana sudah? Orang Kupang bilang: kawan makan kawan.

Ilustrasi

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Oknum polisi yang bertugas di Polsek Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao – Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial Brigpol PP dibekuk di dalam kamar kosnya oleh beberapa intel kepolisian setempat karena kepergok basah sedang ‘main ular tangga’ dengan Ny. YH, istri temannya sendiri, Kamis (1/11/2018) sekitar pukul 24.00 wita.

Saat peristiwa penggerebekan terjadi, Brigpol DF yang adalah suami sah dari Ny. YH, sedang sakit dan sedang menjalani pengobatan dan perawatan untuk pemulihan kesehatan di Kotamadya Kupang.

“Mau bagaimana lagi? Anggota polisi sudah berkali-kali diingatkan agar menjaga sikap dan perilaku. Tapi saja masih ada yang nakal. Karena sudah ada laporan, maka diproses hukum saja. Pasti kena pidana dan pelanggaran kode etik yang serius. Ngapain pelihara oknum polisi yang moralnya bejat begitu?,” jelas Kapolda NTT Irjen Polisi Raja Erizman, Sabtu (3/11/2018).

Tentang kronologi peristiwa, sumber di Mapolres Rote Ndao mengungkapkan kasus ini sudah diendus dan dicurigai Brigpol DF sejak lama. Ia mencurigai istrinya ada ‘maen belakang’ dengan teman polisi lainnya. Namun sulit untuk membuktikannya dan menangkap basah.

Ketika Brigpol DF menderita sakit dan harus dirujuk ke rumah sakit di Kotamadya Kupang, ia meminta tolong rekan-rekan polisi lainnya supaya memantau aktivitas istrinya.

Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga ke tanah. Kamis (1/11/2018) sekitar pukul 22.00 wita, Brigpol PP membawa mobil menjemput Ny. YH di Kelurahan Busalangga lalu membawa ke kamar kosnya di Kelurahan Mokdale.

Dua anak manusia yang berlainan jenis ini pun asyik main ular tangga dalam kamar kos. Beberapa rekan polisi yang memantau aktivitas Ny. YH ini mengepung kos-kosan tempat Brigpol PP berdomisili. Kamar kos dipaksa buka dan terungkap jelas, kedua oknum itu tidak mengenakan sehelai benang pun.

Karena sakit hati, Brigpol DF mengadukan perbuatan amoral rekannya yang berinisial Brigpol PP yang sampai hati meniduri istrinya.

Penyidik Propam Polres Rote Ndao sudah membuat laporan polisi model A dengan Nomor Polisi : LP /A/32/XI/HUK.12.10/2018/PROPAM tanggal 2 November 2018 untuk diproses lebih lanjut,” kata sumber di Mapolres Rote Ndao. (*)

Laporan & Editor: Julianus Akoit