Nona Marie Punya Bisnis Pelukan, Tarifnya Rp 1,1 Juta per Jam

Bisnis ‘esek-esek’ sudah biasa. Bisnis pijat tradisional (pitrad) dan bekam, sudah biasalah. Tapi binis jasa pelukan? Nah, ini yang belum dicoba, bagaimana rasanya. Tapi jangan salah kira. Bisnis ini punya izin dan sertifikat. Dan dilakukan ahlinya di atas tempat tidur, atau di mana saja yang ingin kamu lakukan dan rasakan. Dan tidak ada hubungan seksual. Tarifnya Rp 1,1 juta. Bagaimana menurut Anda?

KANSAS, HALAMANSEMBILAN.COM – Seorang wanita bernama Nona Robin Marie benar-benar membuka jasa pelukan ini, di Kota Kansas, Amerika Serikat.

Ia mengaku punya sertifikat khusus. Ditambahkan, ia menghabiskan waktu tiga bulan untuk belajar dan lulus kualifikasi cuddler profesional.

Wanita asal Lawrence, Kansas, ini mengatakan bahwa pelukan adalah cara mudah menenangkan diri.

“Pelukan bisa menenangkan Anda dari berbagai hal. Ini benar-benar kesempatan bagi orang untuk dapat mengeksplorasi bagaimana mereka ingin menerima sentuhan untuk diri mereka sendiri,” tambahnya.

Untuk jasa pelukan ini, Marie memberikan tarif 80 US Dollar (Rp1,1 juta) per jam untuk siapa pun.

Marie menerangkan bahwa ia sudah memiliki 30 klien yang berusia 20 hingga 75 tahun dari berbagai jenis kelamin.

Sesi ini berlangsung di tempat netral. Jadi, tidak di rumah miliknya atau rumah kliennya.

Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, semua kliennya akan menandatangani kode perilaku yang menekankan bahwa kontak bersifat platonis (sah di atas kertas).

Mereka juga harus memperlihatkan kartu tanda pengenal diri seperti KTP atau SIM dan lainnya.

Sebelum bertemu, para klien akan mengobrol dengan Marie melalui video sebelum pertemuan pertama.

Ini dilakukan agar keduanya sama-sama nyaman dan tidak takut.

Mungkin bagi orang awam, jasa ini terdengar tak biasa dan cenderung negatif.

Namun menurut Marie tidak jika kita berpatok pada sains. Sebab, makna pelukan sangat banyak dan tidak hanya hal berbau negatif.

“Pelukan adalah sesuatu yang bisa menyentuh perasaan kita. Kita bisa melepaskan berbagai beban dengan bersandar para orang yang kita sayangi. Ini benar-benar membantu kita merasa terhubung dan berhubungan dengan orang lain. Jadi ketika tidak ada orang lain yang melakukannya (memberi pelukan, red), saya bisa melakukannya,” jelasnya.

Nona Marie punya syarat lain.

“Perjanjian dasar yang saya miliki dengan setiap klien adalah jika salah satu dari kami merasa tidak nyaman, kami setuju untuk berbicara dan mengatakan sesuatu.”

Salah satu klien Marie memberikan testimoninya atas jasa pelukan ini.

Amy Thompson (27) melakukan pelukan pertamanya dengan Marie pada Selasa (8/1/2019).

Menurut Amy, pelukan antara dirinya dan Marie memberi cara baru untuk memberi kasih sayang kepada orang lain.

“Pelukan tak hanya soal hasrat seksual. Namun lebih di mana cara kita berkomunikasi. Ini cara terbaik untuk memberikan rasa nyaman. Jasa pelukan dari Marie ini sangat bermanfaat bagi saya dan orang lain,” tutup Amy. (*)

Sumber: metro.co.uk
Editor: Julianus Akoit