Masneno dan Manafe Kerja Jangan Hanya Untuk Orang Amarasi dan Orang Rote Saja

Advertisements

“Sebab masyarakat yang memberi mandat untuk melayani dan membangun daerah ini. Jangan kerja hanya untuk diri sendiri, keluarga dan kelompok tim suksesnya. Jangan cuma kerja untuk kepentingan orang Amarasi dan orang Rote saja. Tapi kerjalah untuk semua,” demikian tanggapan Ketua Forum Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gertak) Kabupaten Kupang, Absalom Ndaumanu, S.H atas pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kupang 2019 – 2024, Drs. Korinus Masneno, M.Si dan Jerry Manafe, S.Th, S.H, di Aula El Tari Kupang oleh Gubernur NTT Viktor B. Laiskodat, Minggu (7/4/2019) siang.

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kupang 2019 – 2024, Drs. Korinus Masneno, M.Si dan Jerry Manafe, S.Th, S.H, diminta untuk bekerja dan melayani semua lapisan masyarakat dan tidak memandang latar belakang suku, agama dan ras.

“Sebab masyarakat yang memberi mandat untuk melayani dan membangun daerah ini. Jangan kerja hanya untuk diri sendiri, keluarga dan kelompok tim suksesnya. Jangan cuma kerja untuk kepentingan orang Amarasi dan orang Rote saja. Tapi kerjalah untuk semua,” demikian tanggapan Ketua Forum Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gertak) Kabupaten Kupang, Absalom Ndaumanu, S.H atas pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kupang 2019 – 2024, Drs. Korinus Masneno, M.Si dan Jerry Manafe, S.Th, S.H, di Aula El Tari Kupang oleh Gubernur NTT Viktor B. Laiskodat, Minggu (7/4/2019) siang.

Ndaumanu juga meminta Masneno dan Manafe untuk ‘berkantor’ di desa atau rajin blusukan ke desa dan kampung-kampung. Agar melihat langsung masalah di lapangan sehingga tidak terkesan mendapat laporan ‘asal bapak senang’ (ABS). Dengan begitu bisa cepat merumuskan formula solusi atas masalah pembangunan di desa dan kampung-kampung.

“Jangan cuma duduk pangku kaki terus goyang kaki di belakang meja saja. Terus telepon camat dan kades kirim laporan. Sekali-kali sepatunya Pak Bupati dan Pak Wabup Kupang kena lumpur karena blusukan dan badan bau keringat karena diterpa terik matahari saat berdiskusi dengan warga desa di sawah dan kebun,” pinta Ndaumanu.

Visi dan misi pembangunan semasa kampanye pilkada kali lalu, lanjut Ndaumanu, harus dijabarkan dan dilaksanakan. Jangan cuma jadi dokumen di laci meja kerja saja.

“Saya minta tiru semangat dan disiplin kerja mantan Bupati Kupang, Ayub Titu Eki. Kurangi cerewet dan mulut besar. Lebih baik kerja diam-diam dan dihiasi prestasi dan pujian dari pada tiap hari memuji diri di koran dan masuk radio dan televisi tapi miskin prestasi,” kata Ndaumanu mengingatkan.

Korinus Masneno dilantik berdasarkan Salinan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Nomor: 131.53-393 Tahun 2019 tentang pengangkatan Bupati Kupang Provinsi NTT. Sedangkan Jerry Manafe diambil sumpah/janjinya dan dilantik berdasarkan Salinan Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Nomor: 132.53-394 Tahun 2019 tentang pengangkatan Wakil Bupati Kupang Bupati Kupang, Provinsi NTT.

Sebelumnya diberitakan, Korinus Masneno dan Jery Manafe, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Kupang dalam Pilkada Serentak 27 Juni 208 lalu.

Rekapitulasi perhitungan suara untuk Pilkada Kabupaten Kupang, pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Korinus Masneno-Jerry Manafe (Paket Komitmen) unggul suara atas empat paslon lainnya.

Paslon Komitmen meraih suara 53.078 suara disusul paslon Hendrik Paut-Aljeri Monas (Paket Harmoni) dengan 39.034 suara, paslon independen “Suka Melayani” yakni Melianus Akulas, ST dan Joao Antonio de Jesus Costa, S.H, meraih 29.344 suara, kemudian paslon Nelson O Matara-Bernard Bait atau Tirosa meraih 24.305 suara dan paling buntut paslon Drs. Silfester Banfatin- Johny Oettemoesoe, SE, atau Paket Terkini meraih 14.208 suara. (K-1)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements