Mantan Wabup TTS ‘Sandera’ Mobil Dinas DH 2 C, Polisi Diminta Jemput Paksa

Advertisements

“Namun gagal karena Bapatua (Obed Naitboho, Red) sonde mau kasih pulang itu mobil dinas. Bapatua sonde mau kasih kunci. Kotong su kasih pencerahan dengan pendekatan kekeluargaan, tapi bapatua keras kepala. Sonde mau kasih kunci mobil,” jelas Kepala Satpol PP Kabupaten TTS, Beni Maulesu, Rabu (20/2/2019) malam.

SOE, HALAMANSEMBILAN.COM – Sudah lima kali beberapa anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Timor Tengah Selatan (TTS) diutus ke rumah mantan Wakil Bupati (Wabup) TTS, Obed Naitboho untuk mengambil mobil dinas DH 2 C.

“Namun gagal karena Bapatua (Obed Naitboho, Red) sonde mau kasih pulang itu mobil dinas. Bapatua sonde mau kasih kunci. Kotong su kasih pencerahan dengan pendekatan kekeluargaan, tapi bapatua keras kepala. Sonde mau kasih kunci mobil,” jelas Kepala Satpol PP Kabupaten TTS, Beni Maulesu, Rabu (20/2/2019) malam.

Upaya yang dilakukan pihaknya, lanjut Beni, yaitu mengirim surat pemberitahuan kepada Obed untuk penarikan mobil dinas yang masih dikuasai Obed. Namun beberapa surat itu tidak ditanggapi. Kemudian dilakukan pendekatan dengan menemui langsung yang bersangkutan di kediamannya. Namun tidak direspons dengan baik.

Kasus ini kemudian dilaporkan kepada Bupati TTS yang baru saja dilantik, Eppy Tahun untuk dicarikan solusinya.

“Kalau yang bersangkutan tidak mau serahkan mobil dinas, meski sudah dilakukan pendekatan secara baik-baik, ya…terpaksa kita minta polisi menjeput paksa mobil dinas tersebut,” tandas Tahun saat dihubungi terpisah melalui telepon genggamnya.

Ia menegaskan, Pemkab TTS masih kekurangan mobil dinas untuk mendukung operasional pelayanan administrasi dan pembangunan kepada masyarakat.

“Contohnya, Wabup TTS yang baru, Army Koenay, terpaksa meminjam mobil dinas Sekda TTS, DH 6 C untuk bisa ke kantor,” jelas Tahun.

“Mestinya mantan Wabup TTS tahu diri. Saat pelantikan dan serah terima jabatan, sudah harus pula menyerahkan kembali semua aset milik pemerintah yang dikuasainya kepada Pemkab TTS. Misalnya kendaraan dinas dan sebagainya. Ini contoh sikap mantan pejabat yang tidak tahu diri,” kritik salah satu anggota DPRD Kabupaten TTS yang dimintai komentar secara terpisah.

Mantan Wabup TTS, Obed Naitboho, belum berhasil dikonfirmasi soal kasus mobil dinas tersebut. Telepon genggamnya tidak aktif ketika dihubungi berkali-kali melalui telepon. (ade)

Laporan & Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements