Main Seks dengan Kuda, Pria Australia Ini Tuding Sang Kuda Yang Merayunya

Advertisements

“Kuda itu yang membujukku dengan rayuan mautnya. Ia mencium selangkanganku dan mengedipkan mata padaku. Itu berarti ia telah memberi izin kepadaku untuk bercinta dengan dirinya,” kilah sang pria sebagaimana dilaporkan The Daily Examiner of Grafton, dan dilansir News.com.au, Kamis (19/7/2018).

SYDNEY, HALAMANSEMBILAN.COM – Seorang pria asal Grafton, New South Wales, Australia, dijebloskan ke dalam penjara karena berhubungan seks dengan seekor kuda. Ia mengatakan kepada polisi bahwa binatang itu memberinya izin dengan mengerlingkan mata padanya.

Laki-laki bernama Daniel Raymond Webb-Jackson dituduh melakukan dua tindakan seksual dengan seekor kuda pacu pada 22 Januari tahun ini, ketika ia bekerja di sebuah penangkaran kuda di Turf St.

Ketika menjalani persidangan, pria berumur 31 tahun itu membantahnya dan menyatakan tak bersalah. Namun menurut keterangan seorang saksi, yang merupakan pelatih kuda di tempat Webb-Jackson bekerja, ia dan stafnya mencurigai gangguan yang terjadi di satu kandang beberapa bulan ini.

Atas dasar itulah, mereka sepakat memasang kamera CCTV sebagai langkah pengamanan. Saat alarm peringatan berbunyi pada 22 Januari malam, betapa terkejutnya sang pelatih lantaran memergoki seorang krunya–yang tak lain adalah Webb-Jackson–membuka sejumlah kandang kuda.

Ia lalu segera menelepon polisi dan melaporkan insiden yang dilihatnya. Polisi kemudian menyergap Webb-Jackson yang ketika itu sedang berjongkok di sudut sebuah kandang.

Ia sempat melakukan perlawanan terhadap petugas kepolisian, sehingga terjadi perkelahian singkat. Namun, akhirnya Webb-Jackon berhasil digiring ke kantor polisi Grafton.

Selama diinterogasi oleh polisi, Webb-Jackson menuding bahwa kuda itu yang telah membujuknya dengan rayuan maut.

“Kuda itu yang membujukku dengan rayuan mautnya. Ia mencium selangkanganku dan mengedipkan mata padaku. Itu berarti ia telah memberi izin kepadaku untuk bercinta dengan dirinya,” kilah sang pria sebagaimana dilaporkan The Daily Examiner of Grafton, dan dilansir News.com.au, Kamis (19/7/2018).

Sumber: News.com.au
Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements