Iklas Anaknya Tewas Ditikam, Matias Soares Titip Pesan ke Wabup Jerry Manafe

Advertisements

“Saya dan keluarga besar sudah iklas. Kami anggap itu musibah dan memang sudah takdirnya. Tapi kami ada titip pesan kepada polisi melalui Bapak Wabup Kupang, Jerry Manafe, supaya segera menyelesaikan kasus ini sampai tuntas. Kami menunggu penyelesaian tersebut,” jelas Matias Soares saat dihubungi terpisah usai bertemu Wabup Kupang, Jerry Manafe, Selasa (11/6/2019).

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Matias Soares (55) mengaku sudah iklas menerima kenyataan anaknya tewas ditikam saat terjadi bentrokan antar perguruan silat di Naibonat, dua pekan lalu.

“Saya dan keluarga besar sudah iklas. Kami anggap itu musibah dan memang sudah takdirnya. Tapi kami ada titip pesan kepada polisi melalui Bapak Wabup Kupang, Jerry Manafe, supaya segera menyelesaikan kasus ini sampai tuntas. Kami menunggu penyelesaian tersebut,” jelas Matias Soares saat dihubungi terpisah usai bertemu Wabup Kupang, Jerry Manafe, Selasa (11/6/2019).

Matias juga menitip pesan secara tertulis berupa pernyataan isi hati keluarga besar Soares dalam menyikapi tragedi berdarah di Naibonat tersebut. Inti pesan adalah Pemkab Kupang supaya mengidentifikasi perguruan silat yang ada di Kabupaten Kupang dan melakukan pembinaan menurut pendekatan yang manusiawi.

Berikutnya supaya kasus pertikaian antar perguruan silat diselesaikan secara cepat dan tuntas sehingga tidak berkembang dan menyebar ke mana-mana serta menghindari jatuh korban jiwa maupun korban materi lainnya.

Pertemuan keluarga Soares dengan Wabup Kupang, Jerry Manafe difasilitasi Kades Manusak, Arthur Ximenes dan BPD setempat. Turut hadir Kapolsek Kupang Timur, utusan Koramil Camplong serta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

“Saya merasa bangga dan salut atas kerelaan orang tua korban yang sangat arif dan bijaksana dalam menyikapi tragedi berdarah tersebut. Pesan keluarga korban akan ditindaklanjuti baik oleh kepolisian maupun oleh Pemkab Kupang menurut tupoksi masing-masing,” jelas Wabup Jerry Manafe.

Wabup menegaskan, kejadian di Naibonat ini merupakan kriminal murni. Bukan masalah antar perguruan sehingga ada yang menyatakan agar perguruan bela diri yang ada dibubarkan bukan solusi.

“Bubarkan perguruan bela diri bukan solusi. Sebenarnya semua cabang olahraga tidak boleh mencelakakan orang tapi menampilkan sportifitas,” ujarnya.

Wabup Jerry Manafe juga menginstruksikan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kupang untuk mengidentifikasi berapa organisasi perguruan silat dan jumlah anggotanya. Kemudian dilakukan pembinaan melalui pertemuan berkala dan menggelar pertandingan antar perguruan silat guna mencari bibit berprestasi di bidang olah raga pencak silat.

Sebelumnya diberitakan, satu pemuda tewas dan tiga pemuda lainnya sekarat terkena bidikan anak panah akibat pertikaian antar perguruan silat di Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, dua pekan lalu.

Polisi kini masih memburu terduga pelaku yang menikam korban hingga tewas. Sementara aparat gabungan TNI dan Polri masih berjaga-jaga di lokasi kejadian guna menghindari aksi balasan dari keluarga korban. (ade)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements