HEBOH! Pejabat Rumah Sakit Siloam Kupang Digerebek, Saat Asyik ‘Ukur Badan’ dengan Oknum Polisi di Kamar Kos

Advertisements

Ny. TIR, tidak berkutik ketika digerebek Tim Bidpropam Polda NTT di kamar kosnya di Kayu Putih, ketika asyik ‘ukur badan’ dengan oknum polisi berinial MMM dari Polda NTT, 2 Mei 2019 malam.

“Iya benar informasi itu. Tim Bidpropam Polda NTT telah menangkap dua orang itu, Ny. TIR dan seorang oknum anggota Polda NTT berinisial MMM di sebuah kamar kos tanggal 2 Mei 2019 malam. Keduanya sementara diperiksa termasuk meminta keterangan dari saksi-saksi. Kasus ini akan diproses sampai tuntas,” jelas Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Jules Abraham Abast, Senin (6/5/2019).

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Ny. TIR, seorang pejabat di Rumah Sakit Siloam Kupang, ditangkap Tim Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda NTT saat sedang asyik ‘ukur badan’ dengan oknum polisi dari Polda NTT berinisial MMM di sebuah kamar kontrakan di Kayu Putih, Kota Kupang, 2 Mei 2019 lalu.

Ny. TIR telah mempunyai 2 orang anak dan suaminya bekerja sebagai dosen di Poltekes Kemenkes Kupang berinisial SK (44). Sedangkan oknum polisi MMM juga telah memiliki istri bernama EL dan telah memiliki anak berusia belasan tahun.

Ny. TIR, oknum pejabat di RSU Siloam

“Iya benar informasi itu. Tim Bidpropam Polda NTT telah menangkap dua orang itu, Ny. TIR dan seorang oknum anggota Polda NTT berinisial MMM di sebuah kamar kos tanggal 2 Mei 2019 malam. Keduanya sementara diperiksa termasuk meminta keterangan dari saksi-saksi. Kasus ini akan diproses sampai tuntas,” jelas Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Jules Abraham Abast, Senin (6/5/2019).

Berawal dari Isi WhatsApp Bilang ‘Sayang-Sayang’

Ny. El, istri sah dari MMM kepada wartawan mengungkapkan ia tahu suaminya selingkuh dengan Ny. TIR, seorang pejabat di RSU Siloam Kupang, ketika tidak sengaja membaca isi pesan WhatsApp (WA) di telepon genggam milik suaminya.

“Ada panggilan sayang. Dan isi WA dari Ny. TIR sangat tidak pantas dikirimkan kepada seorang pria yang telah beristri dan punya anak yang sudah berusia remaja. Sangat tidak pantas,” jelas Ny. El, dengan mata berkaca-kaca karena menahan tangis.

Ketika soal ini ditanyakan Ny. El kepada suaminya, justru ia mendapat perlakuan kasar.

“Dia membantah. Kadang suami emosi dan dilampiaskan dengan memukuli saya dan anak-anak,” ungkap Ny. El.

Tidak tahan situasi rumah tangganya kian panas, Ny. El mengadu ke atasannya MMM di Markas Polda NTT. Akhirnya, MMM ditangkap dan dijebloskan ke sel Mapolda NTT sebagai hukuman badan agar menimbulkan efek jera.

“Keluar dari sel, suami saya malah semakin liar. Dia jarang pulang rumah, kadang beberapa hari baru muncul di rumah. Kami di rumah jadi sasaran kemarahan yang tidak jelas. Bahkan anak-anak pernah memergoki ayahnya sedang membonceng mesra Ny. TIR di jalan raya,” papar Ny. El.

Ny. TIR, oknum pejabat di RSU Siloam Kupang

Pernah suaminya tugas ke Sumba dan sempat ‘menyelundupkan’ Ny. TIR di rumah kerabat suami di Sumba. Kepada kerabatnya, MMM mengaku kalau wanita yang dititipkan di rumah kerabatnya itu adalah istrinya yang bernama El.

“Suami saya tipu kerabatnya karena kerabatnya belum pernah bertemu muka dengan saya dan belum mengenal saya sebagai istri. Sehingga gampang ditipu,” kisah Ny. El.

Karena semakin buruk perangai suaminya, Ny. El membuka semua ‘kartu’ Ny. TIR kepada suaminya yang bernama SK (44), yang bekerja sebagai dosen di Poltekes Kemenkes Kupang di Kawasan Liliba. Semua bukti foto-foto dan screenshot isi WA diserahkan kepada SK, suami dari Ny. TIR.

“Lalu digelar pertemuan dua pihak, didampingi oleh orang yang dituakan dalam keluarga. Lagi-lagi keduanya membantah telah selingkuh. Dan berjanji akan menjauhi dan tidak lagi mengganggu rumah tangga orang. Tapi ternyata, keduanya masih saja bermain api asmara di luar sana. Bahkan kontrak rumah di Kelurahan Kayu Putih dan tinggal bersama di sana. Dan akhirnya, keduanya ditangkap polisi,” beber Ny. El. (ade/k-1)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements