Gereja Katedral Notre Dame di Paris Dilalap Jago Merah

Advertisements

TERBAKAR – Kebakaran meruntuhkan menara Gereja Katedral Notre-Dame di pusat kota Paris pada Senin (15/4) sore waktu setempat. Gereja Notre-Dame merupakan arsitektur bersejarah di pusat kota mode. Sebagai situs warisan dunia UNESCO. Foto: REUTERS/Benoit Tessier

“Saya sangat bersedih atas peristiwa ini, kebakaran yang menyedihkan untuk kita semua,” ujar Presiden Prancis, Emmanuel Macron dalam cuitan di akun Twitternya.

PARIS, HALAMANSEMBILAN.COM – Kebakaran melanda bangunan Gereja Katedral Notre Dame di pusat kota Paris, Prancis, Senin (15/4) sore waktu setempat.

Informasi mengenai kebakaran disampaikan seorang juru bicara departemen pemadam kebakaran kepada Reuters. Belum diketahui penyebab pasti api yang menjalar sebagai bangunan tua tersebut.

Asap terlihat mengepul keluar dari bagian atas katedral yang dibangun pada abad pertengahan tersebut. Api menjalar di samping dua menara lonceng, kata seorang saksi mata.

Sejumlah petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pemadaman. Sementara itu, juru bicara balai kota mengatakan daerah di sekitar lokasi kejadian disterilkan dari wisatawan.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron menyampaikan bela sungkawanya atas kebakaran yang dikabarkan meruntuhkan bagian atap gereja. Sejumlah agenda kerja di pusat kota terpaksa dibatalkan. “Saya sangat bersedih atas peristiwa ini, kebakaran yang menyedihkan untuk kita semua,” ujar Macron dalam cuitannya.

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan ungkapan bela sungkawanya. Ia memastikan Inggris bersama Prancis ketika api menghancurkan Notre-Dame yang telah berusia berabad-abad di Paris.

“Pikiranku bersama rakyat Prancis malam ini,” kata dia melalui akun Twitternya.

Kepolisian Paris dalam sebuah tweet meminta warga untuk menghindari daerah itu dan memberi jalan bagi kendaraan penyelamat. Wali Kota Paris, Anne Hidalgo dalam tweet-nya menggambarkannya sebagai “api yang mengerikan”.

“Dinas pemadam kebakaran Paris berusaha mengendalikan api,” tulisnya di Twitter, meminta penduduk untuk menghormati penjagaan keamanan yang diterjunkan di sekitar lokasi.

Kebakaran meruntuhkan menara Gereja Katedral Notre-Dame di pusat kota Paris pada Senin (15/4) sore waktu setempat. Gereja Notre-Dame merupakan arsitektur bersejarah di pusat kota mode. Sebagai situs warisan dunia UNESCO. Foto: REUTERS/Benoit Tessier

Berikut kronologi kebakaran yang terjadi di Gereja Katedral Notre Dame.

1. Pukul 18:50. Api mulai terlihat dari atap katedral Notre-Dame. Pemadam kebakaran mulai mendapat informasi awal mengenai kejadian.

2. Pukul 19:07. Seorang wartawan Reuters melihat asap dan api di Notre-Dame dari kejauhan.

3. Pukul 19:40. Api menyebar ke puncak menara katedral Notre-Dame.

4. Pukul 19:40. Presiden Prancis Emmanuel Macron membatalkan sebuah acara televisi di lokasi kejadian. Berniat untuk bergerak meninjau langsung proses pemadaman.

5. Pukul19:53. Puncak menara Gereja Katedral runtuh.

6. Pukul 19:59. Kantor presiden Prancis mengatakan Macron bergegas ke tempat kejadian.

7. Pukul 20:07. Seluruh atap Notre-Dame runtuh, menurut koresponden Reuters di lokasi kejadian.

8. Pukul 20.27. Sejumlah warga dievakuasi ke Ile de la Cité Paris, pulau di sisi lain Notre-Dame. Polisi membantu pproses evakuasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Petugas masih terus berupaya memadamkan api. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Gereja Notre Dam merupakan bangunan kuno yang dibangun pada 1163 pada masa pemerintahan Lois VII. Katedral direnovasi besar-besaran pada tahun 1845. Katedral ini termasuk salah satu gereja roman katolik yang terkenal di seluruh dunia. Luas total bangunanya mencapai 6.144 meter persegi. (ade/source: cnn)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements