BREAKING NEWS: Orang Gila Ini Nekat Curi Sepeda Motor Anggota Satlantas

Advertisements

“Pelaku bernama Martinus Kolo, yang dikenal warga menderita sakit jiwa atau gila. Pria beranak dua ini sering kumat gilanya. Kalau kumat, ia mencuri barang-barang milik orang lain, yang lengah dari pengawasan pemiliknya. Beberapa kali dipasung keluarganya tapi kemudian dilepas,” jelas Kapolsek Laenmanen, Iptu Oscar Pinto kepada wartawan, Sabtu (6/4/2019).

ATAMBUA, HALAMANSEMBILAN.COM – Bripka Lorensius Wurin (35) anggota Satlantas Polres Timor Tengah Utara (TTU) di NTT, dibuat panik bukan main. Pasalnya, sepeda motor kesayangannya Yamaha Vixion warna biru, yang baru saja dibelinya, hilang dari tempat parkirnya, Jumat (5/4/2019) pagi.

Ternyata sepeda motor dengan nomor rangka: MG3RG4610HK072844 dan nomor mesin G3E7E-0450402 serta belum dipasang plat nomor itu, dibawa kabur seorang pria asal Mamsena, Kecamatan Insana Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara.

“Pelaku bernama Martinus Kolo, yang dikenal warga menderita sakit jiwa atau gila. Pria beranak dua ini sering kumat gilanya. Kalau kumat, ia mencuri barang-barang milik orang lain, yang lengah dari pengawasan pemiliknya. Beberapa kali dipasung keluarganya tapi kemudian dilepas,” jelas Kapolsek Laenmanen, Iptu Oscar Pinto kepada wartawan, Sabtu (6/4/2019).

Tentang kronologi penangkapan pelaku, Iptu Oscar menuturkan pelaku dibekuk warga di Dusun Bora, Desa Tesa, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, Jumat (5/4/2019) sekitar pukul 14.30 Witeng.

“Dalam pelariannya, pelaku singgah di sebuah kios untuk membeli bensin. Karena sepeda motor curiannya kehabisan bensin. Usai mengisi penuh tanki bensin, pelaku menolak membayar. Bahkan pelaku mengancam pemilik kios. Pemilik kios takut karena pelaku mengenakan kaos loreng TNI dan berambut cepak,” kisah Iptu Oscar.

Melihat keributan tersebut, lanjut Iptu Oscar, beberapa pemuda menangkap pelaku lalu diserahkan ke anggota yang bertugas di Pos Polisi Nurobo. Kemudian pelaku diamankan di Polsek Laenmanen untuk dimintai keterangan.

“Saat dalam pemeriksaan petugas, baru didapatkan informasi dari Polres TTU bahwa sepeda motor yang dipakai pelaku itu adalah barang curian dan pemiliknya anggota Satlantas Polres TTU,” jelas Iptu Oscar.

Tentang hukuman apa yang dikenakan terhadap pelaku, Iptu Oscar mengatakan masih menunggu keputusan pemilik sepeda motor.

“Pemilik sepeda motor belum dimintai keterangan. Dan apa keputusannya. Apakah berdamai atau bagaimana? Tapi banyak orang menyarankan dihukum denda adat saja. Biar keluarga pelaku yang menanggung denda adat. Sebab lalai mengawasi pelaku sehingga melakukan perbuatan yang meresahkan banyak orang,” tandasnya.

Ia menambahkan, beruntung sepeda motor itu belum dijual ke penadah di perbatasan RI – Timor Leste.

“Kalau sepeda motornya sudah masuk Timor Leste, bakal sulit untuk mendapatkannya kembali. Karena itu aparat mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah membantu melakukan pengawasan dan peduli terhadap keamanan dan ketertiban hukum di wilayah perbatasan RI – Timor Leste,” pungkas Iptu Oscar. (ade)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements