BREAKING NEWS: Ancam Penggal Kepala Jokowi, Pria Ini Ditangkap dan Dijerat Pasal Makar

Advertisements

HS (24) pria pengancam akan penggal kepala Presiden RI, Joko Widodo, sudah ditangkap di kediamannya yang beralamat di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019) sekitar pukul 08.00 WIB.
Tersangka, kata Kombes Argo, akan dijerat pasal makar dan pasal ITE. Pasal makar diatur dalam pasal 104 KUHP yang berbunyi: “Makar dengan maksud untuk membunuh, atau merampas kemerdekaan, atau meniadakan kemampuan Presiden atau Wakil Presiden memerintah, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.”

BOGOR, HALAMANSEMBILAN.COM – HS (24) pria pengancam akan penggal kepala Presiden RI, Joko Widodo, sudah ditangkap di kediamannya yang beralamat di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019) sekitar pukul 08.00 WIB.

“Iya benar. Sudah (ditangkap). Tadi pagi, tanpa perlawanan,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Minggu (12/5/2019), saat dihubungi wartawan lewat ponselnya.

“Dia ditangkap Tim Subdit Jatanras Ditreskrimun Polda Metro Jaya. Dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sekarang masih pemeriksaan intensif untuk pengembangan. Lebih jelas, akan dipaparkan dalam konferensi pers besok, Senin pagi,” tambah Kombes Argo Yuwono.

Tersangka, kata Kombes Argo, akan dijerat pasal makar dan pasal ITE. Pasal makar diatur dalam pasal 104 KUHP yang berbunyi: “Makar dengan maksud untuk membunuh, atau merampas kemerdekaan, atau meniadakan kemampuan Presiden atau Wakil Presiden memerintah, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.”

HS dibawa dalam mobil menuju Jakarta

Berikutnya pasal 27 ayat 4 berbunyi: “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan pemerasan dan atau pengancaman.”

HS diduga melakukan perbuatan itu pada Jumat, 10 Mei 2019, saat berdmonstrasi di depan Gedung Bawaslu. Menurut Argo, HS diduga mengancam Jokowi dengan kalimat ‘Dari Poso nih. Siap penggal kepala Jokowi. Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya. Demi Allah’.

HS saat berdemo dan mengancam Jokowi mengenakan jaket warna coklat, sebagaimana diketahui dari video yang viral di media sosial.

“(Melaporkan) orang yang melakukan ancaman yang menurut kita mengerikan dan menakutkan. Kejadiannya di Bawaslu,” kata Ketum Tim Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer, setelah melapor di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (11/5).

Atas hal itu, relawan Jokowi Mania melaporkan pria tersebut ke polisi. Dalam laporannya, pelapor menggunakan Pasal 27 ayat 4 jo Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19/2016 tentang ITE. Relawan Jokowi meminta kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti laporan yang teregistrasi dengan nomor LP/2912/V/2019/PMJ/Dit Reskrimsus tersebut. (ade/source:detik.com)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements